BORNEONEWS, Sampit - Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kotawaringin Timur, Umar Kaderi menyebut, minum jamu secara rutin mampu meningkatkan kesehatan dan kebugaran keluarga sehingga dapat menekan biaya kesehatan.
Tentunya jika jamu yang dikonsumsi memenuhi persyaratan kesehatan terutama aspek kebersihan dalam pembuatan jamu.
"Jamu sebagai bagian dari pengobatan tradisional yang semakin populer dan berkembang secara luas di banyak negara. Banyak masyarakat memilih menggunakan pengobatan tradisional dibandingkan pengobatan medis. Hal ini dikarenakan harga relatif murah, mudah diakses dan minim efek samping," jelas Umar, Jumat, 20 Oktober 2023.
Bahkan, lanjut Umar, pada masa pandemi Covid-19, pengobatan tradisional menjadi salah satu upaya yang dilakukan masyarakat untuk meningkatkan daya tahan tubuh, yang dibuktikan dengan meningkatnya konsumsi jamu sebesar 5 persen penduduk setiap harinya.
Mendukung hal tersebut, Kementerian Kesehatan telah meluncurkan Gerakan Nasional Bugar dengan Jamu. Kegiatan gencar dilakukan untuk mengedukasi dan meningkatkan masyarakat dalam penggunaan jamu yang aman dan berkhasiat untuk kesehatan.
--page
Salah satunya, melalui Dinas Kesehatan daerah dengan mengadakan sosialisasi terhadap masyarakat dengan mengedukasi para pelaku usaha terkait pembuatan dan penggunaan jamu yang aman, bermutu dan berkhasiat, pengenalan bahan baku jamu yang benar dan pengolahan limbah, serta sharing pengalaman mengolah jamu tradisional.
"Dengan harapan pembinaan yang dilakukan pemerintah selain untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat juga dapat meningkatkan ekonomi masyarakat," tutupnya.(NOOR ANNISA/Y)









