PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Plt Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Palangka Raya, Berlianto menyampaikan, berdasarkan aplikasi ISPUnet Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Republik Indonesia, kualitas udara di Kota Palangka Raya membaik.

Hal tersebut diketahui setelah Kota Palangka Raya dua kali diguyur hujan dalam dua hari terakhir. Sebelumnya, Kota Palangka Raya telah menghadapi masalah serius terkait kualitas udara yang buruk. 

Angka Particulate Matter (PM 2.5) mencapai 126, sementara kelembaban udara berada pada level 59 persen. Selain itu, tekanan udara mencapai 1.005 dan suhu udara mencapai 34 derajat Celsius, menyebabkan kekhawatiran akan dampak kesehatan masyarakat.

"Berdasarkan Hasil pemantauan terbaru menunjukkan perbaikan yang signifikan dalam kualitas udara di Kota Palangka Raya. Angka PM 2.5 turun drastis menjadi 41, sementara kelembaban udara meningkat hingga 79 persen. Tekanan udara berada pada 1.009, dan suhu udara mencapai 31 derajat Celsius," katanya, Jumat, 20 Oktober 2023.

Berlianto berharap, hujan yang turun belakangan ini akan terus membantu memperbaiki kualitas udara di Kota Palangka Raya, sehingga masyarakat Kota Cantik tidak terkena dampak Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA).

--page

"Saat ini Tim Satgas Karhutla Kota Palangka Raya terus menerus berupaya melakukan upaya pemadaman Karhutla hingga pencegahan kejadian Karhutla," pungkasnya. (PATHUR/Y)