BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Jalan Dipenogoro, Pangkalan Bun, Rabu (20/4/2016) pagi sekitar pukul 10.30 WIB terbakar.


Kebakaran tersebut membuat sejumlah karyawan panik dan berlarian menyelamatkan diri dari kobaran api.


Dalam kejadian tersebut, satu mesin pompa (nosel) dan dua unit motor hangus ludes dilalap api.


Menurut saksi di lokasi, Arlina, 34, warga RT 1 RW 1 kelurahan Madurejo, Pangkalan Bun, api tiba-tiba muncul ketika dua unit sepeda motor tengah mengisi BBM jenis premium.  Saat api mulai melahap bagian nozel SPBU, kemudian dibarengi suara ledakan sebanyak empat kali. 


"Saya lagi di rumah, anak saya berteriak ada kebakaran di SPBU, saya langsung leri melihat kejadian itu," ungkap Arlina, pemilik warung persis di sebrang SPBU tersebut, Rabu (20/4/2016).


Ia tak tahu persis kebakaran berawal dari apa, ia hanya menyaksikan ketika api sudah membesar dan melahap habis satu unit SPBU dan dua unit motor sekitar pukul 10.30 WIB.


"Kalau penyebabnya saya kurang tau," ujar dia.


Sajer, 50, yang melihat kejadian dari awal menyebutkan, kebakaran terjadi karena ada korsleting pada salah satu sepeda motor yang tengah mengisi BBM. Saat motor mulai dihidupkan dengan menekan elektrik starter, tiba-tiba keluar api dan langsung menyambar selang yang tengah mengisi BBM di sebelahnya. 


"Dua motor terbakar, itu konslet dari motor yang lagi ngisi BBM," katanya.


Sajer juga menyebutkan, selain dua unit sepeda motor jenis Suzuki Thunder, ada mobil pick up hitam KH 9835 GD ikut terbakar. Namun hanya bagian belakangnya saja, sebab sebelum api menyebar, mobil sempat diselamatkan oleh empat orang termasuk dirinya dengan cara didorong keluar dari SPBU.


"10 menit saat kebakar langsung datang dua unit mobil oemadam kebakaran," katanya,


Sementara itu Kasat Reskrim Polres Kobar AKP Guntur Tri Bawono, S.I.K mengatakan, insiden kebakaran tersebut masih dalam proses penyelidikan dan pengumpulan keterangan dari saksi. Kini TKP sudah pasang garis polisi. 


"TKP sudah diamankan dengan melakukan police line disekitar TKP. kemudian kita sudah melakukan intrograsi terhadap saksi-saksi yang berada pada saat itu terutama kepada petugas SPBU. Untuk kerugian masih belum diketahui, menunggu penyelidikan lebih lanjut dan kita akan koordinasi berkaitan dengan kebakaran tersebut kepada instansi terkait," ujar AKP Guntur.


Dalam insiden tersebut, kerugian ditaksir sekitar ratusan juta rupiah, tak ada korban jiwa dalam kejadian yang menyita perhatian ribuan warga Pangkalan Bun tersebut. (CECEP HERDI/m)