TAMIANG LAYANG –

BORNEONEWS, Tamiang Layang - Kepala Stasiun Meteorologi Kelas IV Sanggu Nur Setiawan mengatakan, saat ini secara umum wilayah Kalimantan Tengah memasuki masa pancaroba atau peralihan dari musim kemarau ke musim penghujan. Karena itu dia mengimbau masyarakat Barito Timur agar mewaspadai peningkatan potensi angin kencang atau puting beliung yang disertai kilat dan guntur.

"Barito Timur juga mulai memasuki peralihan musim kemarau ke musim penghujan, jadi masyarakat harus mewaspadai potensi angin kencang atau puting beliung dengan mencermati tanda-tanda yang dapat memicu terjadinya puting beliung," kata Nur Setiawan, Jumat, 20 Oktober 2023.

Dia menjelaskan, angin puting beliung adalah angin kencang, tapi angin kencang belum tentu dapat dikatakan sebagai angin puting beliung.

"Tergantung kecepatan angin yang menyertai, angin puting beliung waktu kejadiannya singkat setelah itu diikuti angin kencang yang berangsur melemah kecepatannya," ungkap Nur Setiawan.

--page

Angin puting beliung terjadi saat pancaroba, baik peralihan dari musim penghujan ke kemarau
atau sebaliknya. Fenomena cuaca ini tidak mempunyai siklus serta sangat jarang terjadi angin puting beliung susulan di lokasi yang sama.

"Angin puting beliung lebih sering siang atau sore hari, dan biasanya sudah terdeteksi 30 menit atau 1 jam sebelumnya," terang Nur Setiawan.

Daerah tumbuhnya angin puting beliung sering terjadi di darat, jika terjadi di air atau laut dinamakan Water Spout. Sedangkan arah gerakan angin tergantung arah gerakan awan Cumulusnimbus (CB).

Angin puting beliung hanya terjadi dari dari awan CB, bukan pergerakan angin monsun. Kecepatan angin antara 30-50 knots per jam, dengan durasi yang sangat singkat atau sekitar 3-5 menit.

"Meski sangat singkat, jangkauan wilayah yang rusak akibat angin puting beliung bisa mencapai 5-10 kilometer," jelas Nur Setiawan.

--page

Adapun tanda-tanda akan terjadi angin puting beliung yaitu sehari sebelumnya udara pada malam hingga pagi hari terasa panas atau pengap. Kemudian sekitar pukul 10.00 pagi akan terlihat tumbuh awan CB, diantara awan tersebut ada satu jenis awan yang berbatas tepi sangat jelas berwarna abu-abu menjulang tinggi seperti bunga kol, awan tersebut akan cepat berubah warna menjadi hitam gelap kemudian dilanjutkan dengan sentuhan udara dingin yang terasa di sekitar tempat kita.

"Datangnya angin puting beliung ditandai dengan dahan dan ranting yang bergoyang cepat, artinya hujan dan angin kencang sudah akan datang, selain itu terdengar sambaran petir yang cukup keras. Apabila indikator ini dirasakan maka ada kemungkinan
hujan lebat dan petir dan angin kencang akan terjadi," kata Kepala Stasiun Meteorologi.

Dia menambahkan, jika dalam dalam 3 hari berturut-turut pada musim penghujan tidak turun hujan, ada kemungkinan hujan deras yang turun pertama kali diikuti angin kencang baik yang masuk dalam kategori puting beliung maupun tidak.

"Angin puting beliung dapat membuat atap rumah beterbangan, sunah semi permanen mengalami kerusakan, pohon tumbang bahkan hingga merenggut korban jiwa. Karena itu masyarakat harus lebih mengenali gejala ini dan mengantisipasinya," pesan Nur Setiawan. (BOLE MALO/H)