BORNEONEWS, Palangka Raya - Lapas Perempuan Kelas IIA Palangka Raya terus berkomitmen untuk menjaga keamanan dan ketertiban di blok hunian Warga Binaan Pemasyarakatan.
Dalam upaya ini, jajaran Kamtib (Keamanan dan Ketertiban) dan KPLP (Keamanan, Pencegahan, dan Lingkungan) melaksanakan deteksi dini secara rutin.
Deteksi dini ini mencakup pengecekan dan trolling (Kontrol keliling) sarana yang terdapat di blok hunian. Trolling dilakukan mulai dari sel, branggang, hingga area lain yang berpotensi menjadi sumber gangguan keamanan dan ketertiban di dalam Lapas.
Langkah deteksi dini gangguan keamanan dan ketertiban merupakan tindakan preventif yang ditekankan oleh Direktur Jenderal Pemasyarakatan.
Hal ini mengingat situasi dan kondisi di dalam Lapas bisa berubah sewaktu-waktu. Oleh karena itu, kegiatan ini tidak hanya dilakukan secara rutin tetapi juga insidentil.
"Saya terus mengingatkan seluruh petugas Lapas untuk selalu waspada terhadap segala kemungkinan yang dapat memicu gangguan keamanan dan ketertiban di dalam Lapas," Kata Kalapas Perempuan, Sri Astiana, Jumat, 20 Oktober 2023.
Upaya deteksi dini yang konsisten ini adalah langkah yang penting untuk menjaga kestabilan dan keamanan di Lapas Perempuan Palangka Raya menciptakan lingkungan yang aman bagi warga binaan pemasyarakatan dan petugas.
--page
"Dengan giat deteksi dini yang dilakukan secara rutin ini, Lapas Perempuan Palangka Raya dapat menekan, meminimalisir, bahkan menghilangkan kejadian-kejadian yang tidak diinginkan, seperti perkelahian dan gangguan keamanan serta ketertiban lainnya." pungkasnya. (PATHUR/R)









