BORNEONEWS, Palangka Raya - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kerap terjadi disejumlah wilayah di Kalteng ketika pada saat musim kemarau, sehingga hal ini perlu menjadi perhatian serius.
Ketua Komisi II DPRD Kalteng Achmad Rasyid meminta upaya pencegahan harus dapat dimaksimalkan oleh pemda di Kalteng, jangan hanya melakukan penanggulangan saja, sebab menurutnya mencegah lebih baik daripada menanggulangi.
"Pemda itu harus bisa memperhatikan apa yang harus dilakukan. Lakukan upaya pencegahan seperti membangun sarana prasarana penanggulangan karhutla dari sekarang untuk tahun depan," katanya, Sabtu, 21 Oktober 2023.
Lanjutnya, apabila menyiapkan sarana prasarana penanggulangan pada ketika karhutla sudah terjadi maka upaya pemadaman pun akan tidak optimal bahkan sulit dilakukan oleh karenanya diperlukan adanya rencana dari jauh-jauh hari.
"Intinya baik itu embung untuk menampung air, sumur bor, membuat jalan untuk memudahkan menuju titik api, dan lain sebagainya harus disiapkan sejak sekarang jangan pas ketika karhutla terjadi," ujarnya.
--page
Menurutnya, menyiapkan segala sesuatu ketika karhutla terjadi maka akan banyak memakan biaya besar, lain halnya jika sarana prasarana penanggulangan disiapkan jauh-jauh hari tentu anggaran pun bisa diminimalisir.
"Karena sarana sudah ada jadi ketika musim kemarau dan karhutla terjadi, anggaran bisa diminimalisir untuk keperluan petugas dilapangan saja. Ini lah yang harus perlu diperhatikan pemda baik provinsi, kabupaten dan kota di Kalteng ini," tegasnya. (DONNY D/H)









