BORNEONEWS, Palangka Raya - Gubernur Kalteng, Sugianto Sabran menyebut membangun Kalteng yang luasnya satu setengah kali pulau jawa dan menjadi salah satu provinsi terluas di Indonesia diperlukan upaya dan komitmen yang kuat.
Melakukan pemerataan pembangunan disemua sektor tidak semudah yang dibayangkan, namun dengan upaya dan komitmen maka hal itu akan dapat dijalankan serta terobosan maupun inovasi harus bisa menjawab persoalan maupun kebutuhan masyarakat.
"Salah satunya sektor pendidikan, bukan hanya berbicara tentang kualitas SDM, tapi bagaimana menciptakan aksesbilitas terhadap pendidikan itu sendiri. Ini merupakan persoalan yang harus dipecahkan," ucapnya, Sabtu, 21 Oktober 2023.
Ia menuturkan, membangun generasi unggul dan memiliki daya saing merupakan investasi masa depan terutama pada sektor pendidikan. Pasalnya, bagi mereka generasi muda merupakan ujung tombak penerus kepemimpinan dan pembangunan kedepan.
"Membangun sentra dan sarana pendidikan yang memadai dan modern salah satu keniscayaan, apabila kita melihat luasan wilayah Kalteng, agar keterjangkuan dan aksesbilitas terhadap layanan pendidikan terpenuhi maka diperlukan upaya untuk mengadakannya," ujarnya.
--page
Untuk menjawab hal itu, wacana membangun Universitas Barito Raya di wilayah DAS Barito menjadi solusi dan bukanlah suatu mimpi. Maka dari itu diperlukan adanya kerja sama semua pihak baik itu swasta maupun masyarakat secara umum di provinsi ini untuk mewujudkan itu.
"Dengan kekuatan dan kerjasama semua pihak saling mendukung maka kita akan dapat mewujdukan cita-cita besar. Perlu diketahui Universitas Barito Raya nantinya akan teritegrasi dengan pariwisata dan sentra ekonomi. Ini harus bisa diwujudkan," tuturnya.
"Dan sedikit alasan kenapa diwacanakan membangun Universitas Barito Raya itu, agar generasi muda di Kalteng ini bisa melanjutkan pendidikan tanpa harus keluar daerah, karena kenapa harus keluar daerah jika didalam daerah sudah tersedia sarana yang memadai," tambahnya mengakhiri. (DONNY D/J)









