PANGKALAN BUN –

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Acara tahunan Sail To Indonesia Rally 2023 telah berlayar di berbagai tempat di Indonesia, termasuk di Dermaga Taman Nasional Tanjung Puting di Kumai,  Kabupaten Kotawaringin Barat, Provinsi Kalimantan Tengah, Sabtu, 21 Oktober 2023. 

Kabupaten Kobar menjadi salah satu titik singgah Sail To Indonesia mulai tahun 2008 hingga yang ke-12 kali pada tahun 2023, yang dikunjungi oleh wisatawan dari berbagai negara di seluruh dunia.

Seperti sepasang suami istri bernama Karina dan Yorgo. Mereka wisatawan dari Yunani yang baru pertama kali berkunjung ke Kumai, Kabupaten Kobar, Kalimantan Tengah, Indonesia.

Karina menyampaikan, melalui Sail To Indonesia Rally 2023, ia mengetahui bahwa Indonesia mempunyai tempat yang indah dengan keanekaragaman hayati baik flora dan fauna yang terlindungi, seperti Orang Utan. 

"Saya mendapatkan banyak sekali pengalaman karena di sini karena mempunyai alam yang sangat indah, tempat yang cantik untuk ditinggali dan dikunjungi," ungkapnya. 

--page

Selain itu, para wisatawan juga diperkenalkan dengan permainan hingga makanan serta minuman yang sudah menjadi budaya tradisional di ada di Kabupaten Kobar, Kalimantan Tengah.

Mulai dari permainan gasing, sumpit, serta tarian tradisional kepada turis yang berkunjung hari ini. 

"Sangat menarik, permainan tersebut yang saya mainkan sangatlah menarik sekali, kami juga sangat suka makanan tradisional yang telah disajikan, dan kita senang ikut menari tarian tradisional, sangat menarik sekali," ucap Karina. 

Lalu, Karina melihat Kalimantan memiliki ekosistem yang baik dan lingkungan hijau dengan banyaknya pohon tumbuh subur, dan tumbuhan lainnya, serta sungai yang indah sebagai tempat tinggal berbagai anekaragam flora dan fauna. 

Ia pun mengajak semua orang yang berkunjung agar menjaga seluruh ekosistem lingkungan hidup yang berada di Kabupaten Kobar, Kalimantan Tengah. 

--page

"Tolong, jagalah hutan kita, jangan biarkan mereka hilang begitu saja, dan jangan membakarnya sebab mereka sangat penting bagi kelangsungan hidup dunia ini, dan jagalah tempat ini tetap cantik dan indah," ujar Karina.(NURITA/J)