KUALA KAPUAS –

BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Dari 214 desa se Kabupaten Kapuas, sebanyak 43 desa mendapatkan penambahan Dana Desa (DD) bersumber dari APBN di tahun 2023 ini berdasarkan indikator kinerja.

Tidak hanya itu, Alokasi Dana Desa (ADD) untuk 214 desa juga mendapatkan penambahan dari APBD Kabupaten Kapuas tahun 2023.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Kapuas, Budi Kurniawan mengatakan sejumlah proritas penggunaannya oleh Pemerintah desa yang harus diperhatikan.

"Terkait prioritas penggunaannya, kami sudah sampaikan surat edaran bapak Pj Bupati Kapuas, seperti untuk mendanai kegiatan penanganan bencana alam dan non alam khususnya Karhutla, penanganan kekeringan, dampak masa el nino, kelangkaan air bersih dan penanganan stunting," kata Budi, Minggu, 22 Oktober 2023.

Kemudian untuk penanganan inflasi daerah salah satunya mungkin pemberian sembako atau pasar murah masing masing desa didorong melaksanakannya.

"Selanjutnya, penguatan kapasitas desa untuk penyusunan data SDGs karena ini nanti jadi penilaian untuk indikator kinerja desa dan juga mendanai kegiatan lainnya sesuai dengan prioritas penggunaan DD dan kebutuhan prioritas di masyarakat," tuturnya.

Mantan Kepala Dinas Sosial Kapuas ini juga menjelaskan penambahan DD sumber APBN itu ada Rp 5 milyar lebih, itu untuk 43 desa terpilih berdasarkan indikator kinerja.

--page

"Kita di Kalteng menerima jumlah tambahan DD terbanyak se Provinsi Kalteng untuk jumlah desa penerimanya. Besarannya masing masing desa Rp116.368.000," ucapnya.

Sedangkan, untuk ADD juga wajib berterima kasih melalui Pemkab Kapuas karena ada tambahan dari APBD Kabupaten Kapuas untuk ADD itu bertambah Rp11,3 Milyar.

"Jadi, masing-masing desa itu alokasinya Rp52.308.000 untuk 214 desa se kabupaten semuanya sama," jelasnya. (DODI/R)