BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Kencangnya angin saat hujan turun di Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat, Minggu, 22 Oktober 2023 sekitar pukul 13.30 WIB menyebabkan banyak pohon yang berada di pinggir jalan bertumbangan.
Bahkan hujan yang disertai petir dan angin kencang ini juga membuat atap hingga kanopi bangunan ambrol.
Seperti yang terjadi di Pasar Indra Kencana atau yang dikenal sebagai Pasar Lama. Dilokasi tersebut sebuah mobil yang terparkir di depan ruko tertimpa kanopi yang ambruk akibat angin kencang.
Bahkan atap samping sebuah cucian motor depan SMPN 1 Arut Selatan (Arsel) ambruk lantaran tidak kuasa menahan kerasnya terpaan angin yang bertiup saat hujan.
Kepala Bidang Damkar Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) dan Penyelamatan Kabupaten Kobar Dwi Agus Suhartono menjelaskan, saat ini pihaknya sudah mendapatkan informasi adanya pohon tumbang dan atap yang roboh akibat angin kencang.
"Hingga kini masih belum ada informasi apakah ada korban atau belum. Kami berharap semoga hal tersebut tidak ada. Nantinya prioritas penanganan pohon yang tumbang akan dilakukan di ruas jalan protokol, sehingga keberadaan pohon tumbang tersebut tidak mengganggu arus lalu lintas. kemudian secara bertahap menyasar lokasi lain," jelasnya.
Berdasarkan informasi yang diterima, hingga pukul 14.30 WIB inilah lokasi terjadinya pohon tumbang di wilayah Pangkalan Bun yaitu didepan pemakaman skip, depan stadion Sampuraga lama Jalan Sutan Syahrir, Jalan Paku Negara Samping toko Gunung Madu, depan Makam Madurejo dekat fotocopy Barito Raya, Jalan Pemuda, Jalan H.M Rafii depan beringin rindang, depan optik Panama lampu merah Gereja Imanuel, Jalan Pemuda di Pasar Palagan Sari, Jalan Iskandar depan Kompi Antang, Jalan Malijo, Jalan Ahmad Wongso, Jalan Haji Asmar, Jalan Diponegoro depan toko Sinar Jaya, Jalan Pasir Panjang dan Jalan Pasanah. (WAHYU KRIDA/R)









