PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Prakirawan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika atau BMKG Tjilik Riwut Palangka Raya, Lian Andriani menyarankan adanya peningkatan kewaspadaan dan antisipasi dini terhadap potensi bencana.

"Kami sarankan untuk meningkatkan kewaspadaan dan antisipasi dini terhadap potensi bencana alam akibat cuaca," kata Lian pada Senin, 23 Oktober 2023.

BMKG juga menurutnya selalu menyampaikan prakiraan dan perkembangan cuaca terbaru kepada pemerintah daerah, instansi vertikal.

"Tujuannya agar seluruh masyarakat dan berbagai pihak terkait dapat melakukan antisipasi bencana akibat perubahan cuaca," tambahnya.

Menurut Lian, kelembaban udara berkisar antara 50 sampai 100 persen. Angin umumnya bertiup dari Timur Laut menuju Barat Daya dengan kecepatan berkisar antara 10 sampai 20 kilometer per jam.

"Karena itu, masyarakat diimbau untuk mewaspadai bencana yang dapat terjadi akibat hujan lebat disertai angin kencang, petir, dan guntur," tuturnya lagi. (TESTI PRISCILLA/R)