KUALA KAPUAS –

BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kapuas melalui Bidang Kesehatan Masyarakat Seksi Kesehatan Keluarga dan Gizi telah menyelenggarakan pelaksanaan kegiatan riset implementasi Percepatan Multiple Micronutrien Suplemen (MMS).

Peserta kegiatan ini adalah tenaga kesehatan dokter dan bidan yang memberikan pelayanan kepada ibu hamil serta pengelola program gizi  dari 2 puskesmas terpilih sebagai lokasi riset yaitu UPT Puskesmas Basarang dan UPT Puskesmas Anjir Serapat.

Kegiatan dibuka Plt Kepala Dinkes dr.Tonun Irawaty Panjaitan didampingi Kabid Kesehatan Masyarakat Martono dan Ketua Tim Kerja Kesehatan Keluarga dan Gizi Mayae Hugo.

"Kegiatan riset ini adalah sebagai kajian terhadap peralihan dari kebijakan program pemberian Tablet Tambah Darah (TTD) ke MMS yang akan di laksanakan pada tahun 2024," katanya, Senin, 23 Oktober 2023.

Adapun kegiatan riset akan dilaksanakan dalam kurun waktu 13 bulan dengan jumlah ibu hamil 420 orang yang akan diedukasi dengan penguatan kapasitas bidan dalam melakukan komunikasi pemberian MMS.

--page

"Sehingga diharapkan tingkat kepatuhan dan penggunaan MMS ke depan lebih baik dan optimal," pungkasnya. (DODI/H)