BORNEONEWS, Palangka Raya - Pelatih Kepala, Indra Syafruddin, dengan jujur mengakui bahwa tim Kalimantan Selatan (Kalsel) putri belum siap untuk menghadapi babak kualifikasi Pra Pekan Olahraga Nasional (PON) Zona Kalimantan cabang olahraga sepak bola putri.
Meskipun demikian, mereka tetap berpartisipasi dalam kompetisi ini, lebih sebagai pemenuhan kewajiban sebagai insan sepak bola.
"Saat tidak ada persiapan yang memadai, hasil yang maksimal biasanya sulit dicapai. Dengan skor 10-0 setidaknya itu memberikan gambaran atas kondisi tim saat pulang ke Kalimantan Selatan. Ketika mengikuti kegiatan seperti Pra PON, Pemerintah Daerah harus benar-benar memperhatikan atletnya dan memastikan tim siap jika ingin mencapai hasil yang optimal," ujarnya dengan tegas.
Indra Syafruddin mengungkapkan bahwa persiapan tim hanya dilakukan dalam dua hari sebelum Pra PON dimulai. Bahkan, persiapan sebagian besar dilakukan saat tim mengikuti Kajati Cup di Kalteng.
Setelah Kajati Cup berakhir, tim tidak mendapatkan fasilitasi atau dukungan untuk melanjutkan ke event berikutnya. Hal ini membuat tim berada dalam kondisi vakum.
Sebagaimana diketahui, Tim Sepak Bola Kalteng Putri tampil gemilang pada pertandingan pertama babak kualifikasi Pra Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Zona Kalimantan cabang sepak bola putri melawan tim Sepak Bola Putri Kalimantan Selatan (Kalsel).
Tim sepakbola Kalteng Putri menang melawan Kalsel dengan skor 10-0 di Stadion Tuah Pahoe. (APRIANDO/R)









