BORNEONEWS, Palangka Raya - Tenaga pendidik di SMAN 5 Palangka Raya menyatakan siap untuk memantapkan kualitas pembelajaran berbasis TIK melalui implementasi kurikulum Merdeka.
"Pembelajaran berbasis teknologi informasi dan komunikasi tentu bukan lagi hal baru. Para pendidik telah memfasilitasinya secara masif terutama mulai saat pandemi Covid-19 beberapa tahun lalu," kata Kepala Sekolah, M Ramli dalam rilisnya pada Senin, 23 Oktober 2023.
Berbagai platform pembelajaran menurutnya telah dimanfaatkan untuk tetap menjaga dan meningkatkan efektivitas pembelajaran bersama siswa.
"Kini setelah pandemi berlalu dan Implementasi Kurikulum Merdeka diluncurkan, Pembelajaran Berbasis TIK semakin ditingkatkan. Penguatan keterampilan terhadap pendidik melalui pelatihan, termasuk In House Training atau IHT pun sering digelar," bebernya lagi.
Inilah yang berlangsung di SMAN 5 Palangka Raya. Dua hari berturut-turut pada Kamis-Jumat, 19-20 Oktober 2023, para pendidik di sekolah ini pun mengikuti IHT yang bertema "Pembuatan Modul dan Bahan Ajar Berbasis TIK".
Kegiatan yang berlangsung di ruang guru ini langsung dikoordinasi oleh Wakasek Sumber Daya Manusia, Ika Saktila M Odas dan tim. (TESTI PRISCILLA/R)









