PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Kepala Dinas Perikanan Kota Palangka Raya, Indriarti Ritadewi mengajak nelayan untuk menjadi peserta dalam program BPJS Ketenagakerjaan.

Menurutnya, profesi nelayan memang penuh risiko, dengan potensi kecelakaan seperti tabrakan di sungai kerusakan perahu dan situasi berbahaya lainnya.

Oleh karena itu, dia mendorong nelayan yang belum menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan untuk segera mendaftarkan diri. Langkah ini diharapkan dapat memberikan rasa aman saat menjalani pekerjaan mereka.

"Hanya dengan iuran bulanan sebesar Rp16.800, para nelayan akan mendapatkan perlindungan yang mencakup aspek-aspek penting," katanya, Selasa, 24 Oktober 2023.

Perlindungan yang diperoleh mulai dari saat berangkat kerja, saat bekerja di laut, hingga saat pulang ke rumah. Dia juga menekankan manfaat besar dari program jaminan ini mencakup perlindungan terhadap kecelakaan kerja hingga asuransi kematian yang akan dijamin oleh BPJS.

--page

"Kami berharap agar nelayan-nelayan dapat menjauhkan diri dari risiko-risiko yang tidak diinginkan saat menjalani pekerjaan mereka. Meskipun kita tidak bisa memprediksi kondisi, kita bisa mempersiapkan diri sejak dini dengan menjadi peserta program BPJS Ketenagakerjaan," ujarnya.

Inisiatif ini menunjukkan komitmen Dinas Perikanan untuk memberikan perlindungan kepada nelayan yang berjuang untuk mencari ikan, sehingga mereka dapat bekerja dengan lebih tenang dan aman di masa depan. (HENDRI/H)