PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Anggota DPRD Kalteng, Ferry Khaidir mengatakan diperlukan solusi dan langkah tepat dalam penyelesaian masalah plasma yang kerap menjadi persoalan di wilayah Kalteng selama ini.

Tidak jarang persoalan plasma berbuntut panjang hingga mengakibatkan konflik antara masyarakat dengan pihak perusahaan, sehingga hal ini perlu mendapat perhatian serius dari semua pihak terkait.

"Adanya perusahaan atau investasi ini pada hakikatnya yakni untuk memberikan manfaat bagi daerah dan masyarakat, bukan malah sebaliknya. Sehingga berbagai persoalan harus bisa diselesaikan," ucapnya, Selasa, 24 Oktober 2023.

Ia menyebut, ketika persoalan timbul maka dalam penyelesaian masalah tidak perlu dengan cara-cara ekstrem namun dengan cara yang lebih elegan yakni musyawarah dan mufakat dan ini merupakan salah satu solusi terbaik.

Selain itu, peran pemda juga diharapkan bisa menjadi solusi sebagai penengah persoalan plasma yang kerap menjadi polemik, pemda harus menekankan bahwa memberikan plasma merupakan kewajiban perusahaan.

"Kita tentu tidak ingin masalah plasma di Kalteng ini terus menjadi persoalan, jadi hal-hal terkait penyelesaian ini perlu dijalankan, dan yang paling penting yakni perusahaan harus taat dalam aturan memberikan plasma 20 persen kepada masyarakat," tukasnya. (DONNY D/R)