Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Jalan Dipenogoro Pangkalan Bun terbakar pada Rabu (20/4/2016) sekitar pukul 10.30 WIB .


Kebakaran tersebut membuat para karyawan panik dan berlarian menyelamatkan diri dari kobaran api. Dalam kejadian tersebut, satu mesin pompa (nozel) dan dua unit motor hangus dilalap api. Uang tunai Rp50 juta di laci kantor SPBU itu juga turut terbakar.


Nilai kerugian akibat insiden kebakaran tersebut ditaksir mencapai ratusan juta rupiah. Beruntung, tak ada korban jiwa dalam kejadian yang menyita perhatian warga Kota Pangkalan Bun tersebut. 


Salah seorang saksi mata, Sajer (50), yang melihat kejadian dari awal mengungkapkan, kebakaran terjadi karena ada korsleting pada salah satu sepeda motor yang tengah mengisi BBM. Saat motor mulai dihidupkan dengan menekan elektrik starter, tiba-tiba keluar api dan langsung menyambar selang yang tengah mengisi BBM di sebelahnya. 


“Dua motor terbakar, itu korslet dari motor yang lagi mengisi BBM,” ungkap Sajer.


Sajer juga menyebut, selain dua unit sepeda motor jenis Suzuki Thunder, ada mobil pikap hitam dengan pelat nomor KH 9835 GD ikut terbakar. Namun hanya bagian belakangnya saja, sebab sebelum api menyebar, mobil sempat diselamatkan oleh empat orang termasuk dirinya dengan cara didorong keluar dari SPBU.


“10 menit saat kebakar langsung datang dua unit mobil pemadam kebakaran,” tutur Sajer.


Terkait kebakaran ini, Kasat Reskrim Polres Kobar AKP Guntur Tri Bawono mengatakan, insiden kebakaran tersebut masih dalam proses penyelidikan dan pengumpulan keterangan dari saksi. Kini TKP sudah pasang garis polisi. 


“Lokasi sudah diamankan dengan membentang police line di sekitar TKP. Kemudian kita sudah melakukan interograsi terhadap saksi-saksi yang berada pada saat itu terutama kepada petugas SPBU. Untuk kerugian masih belum diketahui, menunggu penyelidikan lebih lanjut dan kita akan koordinasi dengan instansi terkait,” ujar AKP Guntur. 

(CP/B-12)