KAMIS (21/4/2016) me­rupakan Hari Kar­tini ke-137 pada 21 April 2016. Hari ber­sejarah ini merupakan mo­mentum emansipasi bagi ka­um perempuan.


Dimana para wanita harus be­rani berkarya dalam pem­ba­ngunan bangsa.


Wakil Bupati Pulang Pisau, Pudjirustaty Narang mengata­kan zaman sekarang perem­pu­an harus lebih gencar dan giat lagi dalam pembangun­an serta maksimal lagi memperjuangkan emansipasi di­segala bidang.


“Sudah bukan zaman kaum perempuan hanya berdiam diri tanpa berbuat apa pun un­tuk mengisi pembangun­an,” katanya, Rabu (20/4).


Menurutnya peringatan Ha­ri Kartini harus dimaknai sebagai sebuah motivasi bagi semua perempuan. Saat ini su­dah tidak ada lagi batasan terhadap perempuan.


Kaum perempuan harus mampu mensejajarkan diri de­ngan pria demi kepenting­an pembanguan bangsa dan negara


 “Perempuan saat ini punya ta­nggung jawab yang sama de­ngan pria dalam semua aspek kehidupan. Saat ini ma­sih banyak kaum perem­pu­an yang membutuhkan uluran tangan kita. Untuk itu marilah kita tingkatkan partisipasi terhadap gelora pem­bangunan sekarang, se­hingga cita-cita RA Kartini se­gera terwujud,” ujarnya.


Ia menjelaskan kepelopor­an RA Kartini dalam mengang­kat harkat dan martabat wa­nita untuk mewujudkan ke­setaraan gender wajib tiru dan diamalkan.


Pudjirustaty menambah­kan­ saat ini peran perempu­an dalam keluarga, dalam pe­kerjaan, dan dalam masyara­kat masih diwarnai ketidak­adilan.


Sebagai perempuan jangan­ berdiam diri dan harus mam­pu­ memperlihatkan kalau me­reka tidak lemah dan pu­nya kekuatan serta tidak le­pas dari tanggung jawab terhadap keluarga, pekerjaan­, dan masyarakat.


Menurutnya hingga kini per­juangan RA Kartini belum sepenuhnya berhasil dalam segela bidang.


“Masih banyak kaum wani­ta­ yang perlu diperjuangkan nasibnya untuk lebih baik,” ujarnya. (B-6)