SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Wilayah yang dikembangkan menjadi kawasan transmigrasi bermanfaat untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat di dalamnya.

Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Kabupaten Kotawaringin Timur, Johny Tangkere mengatakan, kawasan transmigrasi akan membuka akses yang lebih baik pada pendidikan, kesehatan dan infrastruktur bagi masyarakat sekitar.

"Di Kotim dua kawasan potensial untuk dijadikan wilayah transmigrasi," sebut Johny, Rabu, 25 Oktober 2023.

Sedangkan keutungan lainnya untuk kabupaten ini yaitu meningkatkan pertumbuhan di sektor perdagangan dan perekonomian.

"Serta memberi manfaat untuk penduduk lokal seperti lapangan pekerjaan dan pertukaran budaya dari penduduk transmigrasi," tambahnya.

--page

Di Kotim, dua wilayah yang berpotensi dan dicanangkan menjadi kawasan transmigrasi yaitu Kecamatan Seranau dan Kecamatan Pulau Hanaut, yang diidentifikasi beserta dengan potensi ekonomi unggulannya yaitu tanaman pangan seperti padi, kedelai, umbi-umbian dan perikanan. 

Sementara, untuk status lahan Area Penggunaan Lain ( APL) dan Hutan Produksi Konversi ( HPK ) pada kawasan tersebut masih akan disesuaikan dengan status Kawasan milik PT. Rimba Makmur Utama (RMU) yang berada di Kawasan tersebut guna menyiapkan aspek legal formal pembangunan dan perwujudan Kawasan transmigrasi. (NOOR ANNISA/j)