PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) Suyuti Syamsul menginformasikan cacar monyet adalah penyakit zoonosis langka, yang disebabkan oleh infeksi virus monkeypox. Yang termasuk di dalam genus Orthopoxvirus dalam famili Poxviridae.

Pertama kali ditemukan tahun 1958 pada koloni monyet yang dipelihara untuk penelitian. Tercatat pertama kali menginfeksi manusia tahun 1970 di Republik Demokratik Kongo Afrika. Virus cacar monyet menular, ketika seseorang menyentuh orang dan hewan yang terinfeksi atau benda yang terkontaminasi.

"Waspada cacar monyet dapat menular rentan terhadap ibu hamil ke janin yang dikandungnya melalui tali pusar. Virus cacar monyet dapat menyebar dari hewan ke manusia melalui gigitan atau cakaran hewan yang terinfeksi," katanya, saat dikonfirmasi, Borneonews.co.Id, Rabu, 25 Oktober 2023.

Lanjutnya, virus  ini juga dapat menyebar melalui kontak langsung dengan cairan tubuh atau luka pada orang yang terinfeksi, atau dengan bahan yang telah menyentuh cairan atau luka tubuh, seperti pakaian atau linen.

Ia mengingatkan, cacar monyet ditularkan pula dari manusia ke manusia melalui kontak langsung dengan luka infeksi, koreng, atau cairan tubuh penderita.

--page

"Penyakit ini juga dapat menyebar melalui droplet pernapasan Ketika melakukan kontak dengan penderita secara berkepanjangan. Pada manusia, gejala cacar monyet mirip dengan gejala cacar air, namun lebih ringan. Gejala dimulai dengan demam, sakit kepala, nyeri otot, dan kelelahan," jelasnya. (MARINI/j)