BORNEONEWS, Palangka Raya – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kalteng mengklaim cakupan ASI eksklusif di Provinsi Kalteng cukup baik.
Kepala Dinkes Kalteng Suyuti Syamsul mengatakan prevalensi ASI Eksklusif bayi enam bulan tahun 2021 sebesar 56,8 persen dari target 45 persen.
Kemudian tahun berikutnya sebesar 60,5 persen dari target 50 persen serta prevalensi bayi usia enam bulan yang lulus ASI Eksklusif tahun 2022 sebesar 55,71 persen dari target 45 persen.
“Namun, ada beberapa kabupaten yang masih memiliki cakupan yang rendah untuk indikator ASI Eksklusif bayi enam bulan,” ungkap Suyuti saat Pelatihan Konseling Menyusui di Neo Hotel Palangka Raya, Selasa, 24 Oktober 2023.
Ia menjelaskan wilayah tersebut seperti kabupaten Murung Raya dengan cakupan indikator ASI Eksklusif bayi enam bulan sebesar 2 persen pada 2022.
--page
Selanjutnya ada Kota Palangka Raya dengan angka capaian 18 persen, Barito Utara 40 persen, Sukamara 45 persen dan Barito Selatan 48 persen.
Kemudian untuk indikator bayi usia enam bulan yang lulus ASI Eksklusif tahun 2022 memiliki cakupan yang rendah ada Kabupaten Murung Raya 26,28 persen, Barito Selatan 39,87 persen, dan Kotawaringin Timur 44,72 persen. (HERMAWAN DP/H)









