PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Peserta Coaching Clinic sinergi antara Forum Pemuda Sawit Indonesia atau FPSI dengan Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit atau BPDPKS di Kecamatan Sungai Lilin, Kabupaten Musi Banyuasin, Provinsi Sumatera Selatan baru-baru ini menampilkan bukti nyata pengalaman alumni penerima beasiswa BPDPKS.

"Melalui kegiatan ini peserta yang berjumlah 200 orang mendapat kesempatan untuk berbagi pengalaman dengan alumni penerima beasiswa BPDPKS tahun 2019, yang memberi wawasan tentang alur dan seleksi beasiswa BPDPKS," kata Ketua FPSI, Hendro Kartiko seperti dalam rilis yang dikirimkan BPDPKS pada Rabu, 25 Oktober 2023.

Selama acara, katanya, banyak cerita inspiratif muncul mengenai keberhasilan Peremajaan Sawit Rakyat atau PSR bagi petani kelapa sawit di Musi Banyuasin.

"Mereka adalah bukti nyata bahwa pengembangan berkelanjutan bukanlah impian semata, tetapi dapat diwujudkan dengan semangat, pengetahuan, dan kesungguhan," tutur Hendro.

Dirinya berharap bahwa generasi muda petani kelapa sawit ini dapat meneruskan kebun kelapa sawit orangtua mereka dengan ilmu pengetahuan yang mereka peroleh dari Coaching Clinic ini.

--page

Tidak hanya sekadar mendapatkan pengetahuan, para peserta Coaching Clinic juga diberikan kesempatan untuk berdiskusi, bertukar pengalaman, dan membangun jaringan dengan sesama pemuda petani kelapa sawit. Langkah ini dianggap sangat penting dalam membangun komunitas yang kuat, yang saling mendukung dalam perjalanan mereka menuju produksi kelapa sawit yang lebih berkelanjutan.

"Ketika kita berbicara tentang mempersiapkan generasi muda petani kelapa sawit, kita sebenarnya berbicara tentang menginvestasikan masa depan Indonesia. Generasi muda adalah aset terbesar kita, dan merekalah yang akan membentuk arah dan perjalanan industri kelapa sawit di masa mendatang. Oleh karena itu, peran kita sebagai Forum Pemuda Sawit Indonesia adalah memberikan mereka landasan yang kuat untuk meraih masa depan yang cemerlang," tandas Hendro. (TESTI PRISCILLA/j)