PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kalteng berusaha menekan kebiasaan merokok yang merugikan kesehatan.

Langkah tersebut diwujudkan dengan pelatihan bagi tenaga kesehatan dalam rangka Upaya Berhenti Merokok (UBM) di Fasilitas Kesehatan Primer Kalteng.

Kepala Dinkes Kalteng, Suyuti Syamsul menilai perlu untuk melakukan pengendalian dampak bahaya rokok khususnya bagi anak sekolah.

“Termasuk menyediakan layanan upaya berhenti merokok di sekolah sebagai ujung tombak dalam upaya promotif dan pencegahan,” ungkapnya saat kegiatan pelatihan di Neo Hotel Palangka Raya, Selasa, 24 Oktober 2023.

Perlu diketahui, pada 2010 penerimaan negara dari cukai tembakau adalah sebesar 55 triliun, sementara pengeluaran makro akibat tembakau adalah sebesar 245,41 triliun.

Angka pemasukan dan pengeluaran negara ini dinilai sangat tidak sebanding, sehingga pemerintah pusat, daerah, dan masyarakat perlu melakukan upaya pengendalian tembakau. Termasuk rokok sebagai akibat tingginya penyakit tidak menular terkait dampak tembakau. (HERMAWAN DP/R)