PANGKALAN BUN –

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Kelompok Petani di 6 kecamatan di Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) mendapatkan bantuan pompa air berbahan bakar gas, yang diberikan secara simbiolis oleh Pj Bupati Kobar Budi Santosa bersama anggota DPR RI Komisi VII Mukhtarudin, Kamis, 26 Oktober 2023.

Sebelumnya pada 2022 kelompok petani di Kabupaten Kobar telah mendapatkan bantuan sebanyak 403 paket alat mesin pertanian. 

Sedangkan, pada tahun 2023 ini kelompok petani kembali mendapatkan bantuan alat mesin pertanian sebanyak 518 paket, yang terdiri dari 1 unit pompa, 1 unit tabung LPG 3 Kg dan aksesoris lainnya seperti selang hisap dan selang pembuangan dengan regulator. 

Pemberian tersebut salah satu bentuk upaya diversifikasi penggunaan bahan bakar minyak (BBM) menjadi bahan bakar gas (BBG) dalam mendukung ketahanan energi oleh pemerintah pusat melalui Kementrian Energi Sumber Daya (ESDM) dengan anggota DPR RI Komisi VII. 

Budi Santosa mengucapkan terima kasih kepada Kementrian ESDM dan Komisi VII DPR RI yang sudah memberikan bantuan kepada petani di wilayah Kabupaten Kobar.

--page

Dalam pemberian tersebut, Budi juga menyampaikan pesan pada petani yang menerima bantuan paket alat mesin tani, agar mereka tak lupa menjaga alat bantuan tersebut dengan baik. 

Sebab, petani tersebut dapat merasakan langsung manfaat dari alat mesin tersebut seperti efektif dan efisien bertani untuk menghasilkan produk sehingga bisa meningkatkan perekonomian petani.

"Bantuan pompa air berbahan bakar gas ini diharapkan akan membantu petani dalam meningkatkan produktivitas pertanian mereka sambil juga mengurangi ketergantungan pada bahan bakar minyak, program seperti ini merupakan langkah positif dalam mendukung pertanian berkelanjutan di wilayah Kotawaringin Barat," ujar Budi.

Kemudian, Kepala Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Kobar, Kris Budi Hastuti mengatakan, ada 100 petani yang hadir pada hari ini. Mereka juga akan mendapatkan bantuan langsung  dari Diskanertrans Kobar di Balai Latihan Kerja (BLK).

"Dari 100 peserta ini sebanyak 51 petani akan menerima langsung di Balai Latihan Kerja Disnakertrans, yang dimulai hari ini (26 Oktober-1 November), dan untuk jadwal berikutnya besok sehari targetnya adalah 100 petani," kata Kris. (NURITA/H)