BORNEONEWS, Pangkalan Bun- Petani dari seluruh kecamatan di Kotawaringin Barat telah menerima bantuan paket alat mesin tani berupa 1 unit pompa, 1 unit tabung LPG 3 Kg dan aksesoris lainnya seperti selang hisap dan selang pembuangan dengan regulator, Kamis, 26 Oktober 2023.
Sudah 2 kali bantuan alat mesin tani diberikan pada para petani terhitung sejak sejak tahun 2022 sebanyak 403 paket alat mesin tani, serta pada tahun 2023 ini dibagikan kembali sebanyak 518 paket alat mesin tani.
Pemberian tersebut bentuk upaya diversifikasi penggunaan bahan bakar minyak (BBM) menjadi bahan bakar gas (BBG) dalam mendukung ketahanan energi oleh pemerintah pusat melalui Kementrian Energi Sumber Daya (ESDM) dengan anggota DPR RI Komisi VII, Mukhtarudin.
Untuk itulah, Pj. Bupati Kabupaten Kobar, Budi Santosa memberikan apresiasinya sekaligus mengucapkan terima kasih karena telah mendukun para petani Kobar melalui pemberian bantuan alat mesin tersebut.
Ia juga mengatakan meskipun penerima bantuan alat mesin tani tersebut terbatas, namun petani lain bisa dapat saling tolong menolong kepada petani yang lainnya.
"Karena terbatas penerimanya maka jika ada petani lain yang tidak punya kesempatan untuk mendapatkan karena ada syarat tertentu untuk mendapatkannya, jadi diharapkan bisa saling berbagi pemakaiannya," ujarnya dalam sambutannya.
Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Kobar, Kris Budi Hastuti mengungkapkan pada 2024, pihaknya akan inventaris para petani yang akan mendapatkan paket alat mesin tani.
"Kita sedang menginventarisir dan sudah dijanjikan oleh Pak Mukhtarudin dapat kembali. Dari kementerian ESDM juga menyampaikan program ini masih berlanjut. Untuk itu, saya minta ke PPL yang ada dapat mendampingi wilayah masing-masing agar menginventarisir petani yang bisa mendapatkan pompa air," ungkapnya.
--page
Kris berharap petani yang telah menerima bantuan dapat menjaga, dan maksimal mungkin memanfaatkan alat mesin tani tersebut.
"Kepedulian pemerintah kepada petani yang diberikan secara gratis maka diharapkan mereka ini dapat memanfaatkan semaksimal mungkin," ujarnya. (NURITA/R)









