PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit atau BPDPKS bersama Pengurus Besar Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia atau PB PMII menggelar sosialisasi Sawit Baik 2023 di Kantor Bupati Batang Hari, Jambi baru-baru ini.

Kegiatan kali ini mengangkat tema "Pemanfaatan Hasil Produksi Kelapa Sawit untuk Membangun Ekonomi Kerakyatan" dengan lebih dari 100 orang peserta yang mengikuti.

Ketua PB PMII, Adlin Pandjaitan dalam rilis yang dikirimkan BPDPKS pada Jumat, 27 Oktober 2023 mengatakan bahwa kegiatan sosialisasi ini dilakukan dengan tujuan untuk mengubah pola pikir masyarakat mengenai produksi kelapa sawit.

"Kelapa sawit memiliki banyak manfaat bagi masyarakat. Dikatakan sawit baik karena kita ingin mengubah pola pikir masyarakat mengenai perkebunan dan produksi kelapa sawit yang selama ini masih berpikiran bahwa produksi kelapa sawit ini hanya akan merugikan masyarakat saja, perkebunan kelapa sawit hanya akan menyerap air yang begitu banyak," ucap Adlin dalam keterangan persnya.

Padahal, lanjutnya, jika dikaji lebih dalam masih banyak hal-hal lain yang bermanfaat dari produksi kelapa sawit ini, merujuk daripada hilirisasinya.

"Kegiatan sosialisasi ini juga sesuai dengan visi dan misi BPDPKS, yaitu menjadi badan pengelola dana yang terpercaya dalam pengembangan kelapa sawit berkelanjutan sebagai komoditas strategis nasional untuk kesejahteraan rakyat Indonesia," tegasnya.

Sementara itu, Kepala Divisi Usaha Kecil, Menengah dan Koperasi atau UKMK pada BPDPKS, Helmi Muhansyah menyampaikan kegiatan ini merupakan salah satu upaya BPDPKS untuk mempromosikan kebaikan-kebaikan sawit.

--page

"BPDPKS menjalankan kebijakan-kebijakan dan langkah-langkah strategis pemerintah dalam pengembangan sawit berkelanjutan," kata Helmi yang hadir secara daring saat memberikan materi pada kegiatan tersebut. (TESTI PRISCILLA)/R)