PERINGATAN Hari Kar­tini ke-137 menjadi momen untuk mengi­si pembangunan.


“Selaku pemerintah daerah ka­mi menyampaikan apresia­si­ kepada wanita dan ini menjadi momentum yang baik mengisi pembangu­n­an disegala bidang,” kata Bupati Pu­lang Pisau Edy Pratowo saat peringatan Hari Kartini, Ka­mis (21/4/2016).


Dia menyebut saat ini ka­um perempuan diberikan ke­sempatan luas untuk berpe­ran dalam pembangunan.


“RA Kartini wanita sejati yang telah menjadi teladan de­ngan semangat emansipasi­nya menjadikan wanita seba­gai penggerak pembangun­an­,” katanya.


Edy mengakui peran kaum ini juga membantu program pem­bangunan melalui orga­nisasi seperti GOW, PKK, dan Dharma Wanita.


“Yang lebih penting ibu se­bagai pilar yang dalam filo­sofinya bisa memahami pe­rannya di dalam keluarga dan masyarakat untuk sali­ng­ dukung mendukung.”


Ketua TP PKK Pulang Pisau, Nu­nu Andriani mengatakan dengan semangat RA Kartini ini maka wanita tidak ada lagi yang tidak mengecap pen­didikan.


“Harapan ke depan peringat­an ini tidak hanya sekedar lom­ba dan sebagainya, tapi tahun ini lebih menyentuh ke ma­syarakat,” katanya.


Menurutnya dari kegiatan dengan terjun langsung ke masyarakat masih terlihat banyak orangtua yang ting­gal­ sendiri dan membutuh­kan­ bantuan serta banyak masyarakat di luar sana yang belum tersentuh untuk men­dapatkan kesejahteraan.


Hal itu yang menjadi sema­ngat organisasi wanita untuk sharing dan berbagi dengan masyarakat yang membutuh­kan.


Menurutnya interaksi deng­an masyarakat sekitar adalah bagian dari kegiatan kaum wa­nita, tapi di sisi lain dia ti­dak boleh mengabaikan tu­gas mulianya sebagai istri, se­kaligus sebagai seorang ibu yang berkewajiban menjaga­, merawat, dan mendidik anak­nya.


Wakil Bupati Pusjirustaty Narang menambahkan kaum perempuan harus bangga punya pahlawan seperti R.A Kartini.


“Kebanggaan itu kita terus­kan dan dengan semangat emansipasi dalam upaya un­tuk­ mengangkat harkat dan martabat wanita,” ucapnya.


Ia mengajak kaum perempu­an sebagai Kartini masa kini untuk memaknai peringatan ini dengan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan, sehingga bisa meningkatkan peran perempuan untuk kemajuan bangsa dan negara tanpa melupakan kodratnya sebagai seorang wanita.


“Saya mengajak kaum pe­rempuan untuk membantu pemerintah daerah dalam mem­bangun dengan membe­ri­ motivasi suami dalam hal positif untuk kemajuan kabupaten ini,”  (B-6)