BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Gara-gara ada anak buahnya yang bakar sampah, tumpukan kayu galam milik Satimin yang berlokasi di Jalan Malijo RT 17 atau depan PKM Madurejo, Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) terbakar, Jumat, 27 Oktober 2023 pukul 14.42 WIB.
Kasi Sarana dan Prasarana Informasi dan Pengolah Data, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kobar, Yuningtyas Wati Pratiwi menjelaskan kronologis peristiwa tersebut.
"Awalnya regu piket regu II Damkar Kobar menerima laporan dari warga sekitar pukul 14.42 WIB melalui telepon, ada kebakaran di depan PKM Madurejo," jelas Yuningtyas Wati Pratiwi.
Menurut Yuningtyas Wati Pratiwi, nggota piket regu II segera meluncur ke lokasi untuk menindaklanjuti laporan tersebut.
"Kurang lebih 5 menit kemudian, personil Damkar sampai di lokasi langsung melakukan pemadaman. Alhamdulillah api tersebut tidak merambat ke lokasi lainnya," jelas Yuningtyas Wati Pratiwi.
--page
Yuningtyas Wati Pratiwi, berdasarkan data yang dikumpulkan personil Damkar dilokasi kejadian, peristiwa ini terjadi diduga akibat adanya anak buah pemilik bantilan kayu.
"Menurut keterangan Satimin pemilik bantilan, awalnya anak buahnya ada yang membakar sampah dan kemudian ditinggal pergi. Tetapi saat ada angin kencang, api tersebut merembet ke tumpukan kayu galam yang jaraknya tidak jauh dari titik api," jelas Yuningtyas Wati Pratiwi.
Menurut Yuningtyas Wati Pratiwi, tidak ada korban jiwa atau luka akibat kejadian tersebut.
"Kerugian materil akibat kejadian tersebut diperkirakan puluhan juta rupiah. Untuk memadamkan kebakaran ini diturunkan 1 unit mobil suplay 011, 1 unit suplay karhutla 012, 1 unit fire dome 08, 1 unit suplay BPBD," jelas Yuningtyas Wati Pratiwi. (WAHYU KRIDA/H)









