PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Plt Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kalteng, Eka Aprilianty mengatakan bahwa revitalisasi bahasa daerah ditujukan untuk menanamkan kecintaan terhadap bahasa daerah itu sendiri.

"Tujuan dari revitalisasi bahasa daerah adalah supaya kita menanamkan kecintaan dan sikap positif generasi muda, khususnya penutur dari siswa SD, SMP, SMA/SMK terhadap bahasa daerah supaya mereka tumbuh tetap mencintai bahasa daerah," kata Eka dalam rilisnya pada Jumat, 27 Oktober 2023.

Hal ini disampaikan Eka Aprilianty saat memaparkan makalah kebahasaan dalam perhelatan Kongres Bahasa Indonesia XII pada Rabu, 25 Oktober 2023.

"Salah satu alasan utama pentingnya melestarikan bahasa daerah adalah untuk melindungi warisan budaya," tambahnya.

Menurutnya, revitalisasi bahasa daerah di Kalimantan Tengah tahun 2023 difokuskan kepada delapan bahasa yaitu Bahasa Dayak Ngaju, Bahasa Ma`nyan, Bahasa Ot Danum, Melayu Dialek Kotawaringin, Dayak Siang, Bakumpai, Dayak Katingan dan Sampit.

--page

"Tujuan dari revitalisasi bahasa daerah adalah bagaimana caranya supaya kita menanamkan kecintaan dan sikap positif generasi muda, khususnya penutur dari siswa SD, SMP, SMA/SMK terhadap bahasa daerah supaya mereka tumbuh tetap mencintai bahasa daerah," ujarnya.

Kegiatan Kongres Bahasa Indonesia ini diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi atau Kemendikbudristek melalui Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa yang dikenal sebagai Badan Bahasa. (TESTI PRISCILLA/j)