BORNEONEWS, Palangka Raya – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalteng berusaha memperkuat sinergi bersama dengan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI perwakilan Kalteng.
Sinergi dilakukan melalui kegiatan silaturahmi dan diskusi terkait berbagai isu di Kalteng, termasuk perencanaan anggaran.
“Kunjungan ini dalam rangka menjalin tali silaturahmi. Kita juga konsultasi terkait dengan pengelolaan penyusunan anggaran di tahun 2024,”ungkap Wakil Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng), Edy Pratowo di Palangka Raya, Sabtu, 28 Oktober 2023.
Tahun 2024 ini memasuki Pemilu dan sebagainya, tentu diharapkan pembahasannya berjalan dengan baik. Jadi, pemerintah minta saran, masukan, dan pendapat dari BPK Perwakilan Kalteng.
Dia menyebut, pertemuan hanya bersifat koordinasi. Pemprov Kalteng minta dikawal sehingga APBD di tahun 2024 dapat dimanfaatkan betul-betul untuk pembangunan Kalteng.
--page
Dalam kunjungannya tersebut, Edy didampingi oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kalteng, Nuryakin, Kepala Bappedalitbang Provinsi Kalteng Leonard S. Ampung, Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah Syahfiri, serta Kepala Biro Hukum Setda Prov. Kalteng Maskur. (HERMAWAN DP/H)









