BORNEONEWS, Palangka Raya - Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Tengah, Taufik Saleh mengatakan bahwa El Nino memberikan dampak pada kenaikan harga beras di Kalimantan Tengah, khususnya Kota Palangka Raya.
"Komoditas beras menjadi penyumbang inflasi utama sejalan dengan kenaikan harga gabah kering panen atau GKP di tingkat petani," kata Taufik pada Minggu, 29 Oktober 2023.
Kenaikan harga gabah kering panem ini menurutnya disebabkan oleh produksi yang terhambat karena dampak el nino.
"Dampak el nino menghambat produksi sehingga mengakibatkan kenaikan harga gabah kering," tuturnya lagi.
Pantauan Borneonews, pada Minggu, 29 Oktober 2023 beras kemasan 5 Kg berbagai merk dihargai pada kisaran Rp70.000-Rp73.000 per sak.
--page
Sementara untuk hitungan kiloan sudah di harga Rp15.000 hingga Rp16.000 per Kg untuk beras pulen dan kisaran Rp14.000 per Kg untuk beras pera. (TESTI PRISCILLA/Y)









