MEMPERINGATI Hari Kartini ke-137, TK Islam Mujahidin, Pangkalan Bun menggelar berbagai lomba, di antaranya peragaan busana kebaya, beskap  dan lomba menyanyi solo putra-putri, Kamis (21/4/2016).


Berbagai lomba digelar untuk memperkenalkan sosok pahlawan nasional Raden Ajeng Kartini sekaligus menumbuhkan kecintaan dan mengenang jasanya kepada anak-anak usia dini. Lomba yang digelar sejak 19 hingga 21 April itu diikuti sebanyak 175 peserta.


Kepala Sekolah TK Islam Mujahidin, Juairiyah kepada Borneonews mengatakan, kegiatan lomba yang diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Kartini ke-137 tersebut juga merupakan sarana bersilahturahmi dengan orang tua murid, yang dieratkan dalam berbagai lomba. Khusus untuk lomba peragaan busana, kata Juairiyah, bertujuan untuk melestarikan budaya yang ada di Indonesia termasuk busana kebaya yang dikenakan dalam lomba tersebut.


Selain itu, lomba peragaan busana ditujukan agar anak-anak berani tampil diatas panggung dan semangat untuk mengikuti kegiatan yang diadakan sekolah. “Anak-anak sangat antusias mengikuti lomba, termasuk orangtua murid masing-masing,” sebut Juairiyah.


Tidak hanya anak saja yang mengikuti lomba. Bahkan, ibu-ibu juga meminta diadakan lomba untuk mereka. Para orangtua yang sebelumnya mengenakan kebaya memerkan busananya masing-masing. “Usai anak-anaknya berlomba, gantian para ibunya ditantang berlomba. Diluar konsep, tetapi para ibu antusias mengikuti lomba,” ungkap Juairiyah. Kamis (21/4/2016).


Sebanyak 175 anak dari 6 kelas dan 12 rombongan belajar (rombel) TK Islam Muhajidin mengikuti lomba peragaan busana, sedangkan orang tua yang turut meramaikan lomba peragaan busana kebaya terdiri dari 20 orangtua. 

(ADV/CR-1/B-7)