BORNEONEWS, Palangka Raya - Pemerintah Kota Palangka Raya, dalam hal ini Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Palangka Raya mengalami kendala kekurangan stok vaksin rabies.
"Kita sekarang memang bisa dikatakan sedang kekurangan vaksin rabies," kata Kepala Bidang Kesehatan Hewan, Kesehatan Masyarakat, Veteriner, Pengolahan dan Pemasaran Hasil Ternak, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan atau DPKP Kota Palangka Raya, drh Ganjar Priyatno pada Senin, 30 Oktober 2023.
Menurut Ganjar, saat ini pihaknya masih menunggu kedatangan vaksin tambahan yang telah dipesan dari beberapa waktu lalu.
"Masih kita kejar untuk pengadaan vaksin karena pengadaan tahun ini limit sekali sesuai dengan anggaran," tuturnya.
Ganjar mengatakan bahwa data DPKP sampai akhir September 2023, sudah ada 7.881 ekor HPR yang sudah tervaksin rabies.
--page
"Sudah tujuh ribuan HPR yang divaksin terdiri dari 6.347 ekor Anjing, 1.527 ekor Kucing, dan 7 ekor Kera. Sehingga per akhir September 2023 berjumlah 7.881 ekor HPR," kata Ganjar.(TESTI PRISCILLA/Y)









