TAMIANG LAYANG –

BORNEONEWS, Tamiang Layang - Dinas Perdagangan, Koperasi dan UKM atau DisdagkopUKM Kabupaten Barito Timur menggelar Bimbingan Teknis
Tata Kelola Keuangan Koperasi Berbasis Kompetensi, dimulai Senin, 30 Oktober 2023.

Pembukaan Bimtek tersebut dilakukan oleh Staf Ahli Bupati Barito Timur Bidang Pemerintahan, Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia, Forty Rickyannou. Turut hadir Asisten II Sekda, Kepala dan Sekretaris DisdagkopUKM, Kabid Koperasi dan Pimpinan BRI Unit Tamiang Layang.

Dalam sambutannya mewakili Pj Bupati Barito Timur Indra Gunawan, Forty mengatakan, pembangunan daerah bertujuan untuk memperbaiki daya saing kualitas kehidupan masyarakat yang akan berakhir pada kesejahteraan masyarakat serta mengatasi permasalahan daerah.

"Pembangunan yang berkualitas diharapkan mampu mengatasi berbagai permasalahan daerah, sehingga perlu perumusan kebijakan publik. Dalam Rencana Pembangunan Daerah (RPD), permasalahan pembangunan daerah diantaranya belum dilakukan optimalisasi pengembangan perekonomian daerah berbasis kerakyatan dan belum meratanya pendapatan masyarakat," ujarnya di Aula Dinas Pendidikan Barito Timur.

Forty melanjutkan, khusus urusan koperasi dan UMKM permasalahan yang dihadapi adalah kurang optimalnya peranan koperasi dan UMKM dalam perekonomian kerakyatan. Sedangkan akar permasalahan mencakup masih terbatasnya akses permodalan kepada masyarakat dan belum terpenuhinya jumlah koperasi yang aktif dan sehat.

Kemudian permasalahan lain yaitu masih rendahnya pelaku UMKM yang dapat berkembang dengan baik, jiwa dan keinginan untuk berwiraswasta yang rendah terutama dikalangan Penduduk asli serta masih terbatasnya akses masyarakat dalam menjual
hasil usahanya.

--page

Forty menambahkan, untuk mewujudkan koperasi yang kuat, sehat dan mandiri, tangguh dan berdaya saing sesuai dengan jati diri koperasi, maka koperasi perlu meningkatkan akuntabilitas, kepercayaan, kepatuhan, kesinambungan serta memberikan manfaat yang sebesar-besarnya kepada anggota dan masyarakat.

Karena itu, dia mengapresiasi penyelenggaraan Bimtek itu dengan harapan para peserta memperoleh pengetahuan yang memadai.

"Peningkatan kompetensi pengurus koperasi menjadikannya mampu untuk mengelola koperasi secara demokratis, transparan dan lebih akuntabel sehingga kesejahteraan anggota khususnya dan masyarakat secara luas dapat ditingkatkan," tandasnya. (BOLE MALO/Y)