PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Tengah Taufik Saleh mengatakan, pada momentum akhir tahun ini komoditas makanan jadi seperti kue kering diprediksi mengalami peningkatan permintaan.

"Momentum akhir tahun, terutama terkait Nataru biasanya diikuti peningkatan permintaan atas komoditas makanan jadi, seperti kue kering dan aneka makanan serta barang pengisi bingkisan atau hampers," kata Taufik pada Senin, 30 Oktober 2023.

Karena itu, lanjut Taufik, perlu diantisipasi agar pasokan tepung terigu, gula pasir dan minyak goreng tetap terjaga, sehingga tidak terjadi kenaikan harga yang berlebihan.

"Berdasarkan survei PIHPS, beberapa komoditas yang menunjukkan peningkatan harga saat ini yakni beras, aneka cabai, serta gula pasir," tuturnya lagi.

Komoditas beras, lanjut Taufik, menjadi penyumbang inflasi utama sejalan dengan kenaikan harga gabah kering panen atau GKP di tingkat petani. Kenaikan harga gabah kering panen ini menurutnya disebabkan oleh produksi yang terhambat karena dampak el nino.

--page

"Dampak el nino menghambat produksi sehingga mengakibatkan kenaikan harga gabah kering," tuturnya lagi. (TESTI PRISCILLA/H)