BORNEONEWS, Palangka Raya - Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia atau GAPKI dan Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit atau BPDPKS memastikan industri perkebunan kelapa sawit berkomitmen melindungi pekerja perempuan.
"Hal ini selaras dengan sawit berkelanjutan yang lebih memperhatikan hak pekerja perempuan yang bekerja di perkebunan sawit makanya BPDPKS dan Gapki memastikan industri ini ramah pekerja perempuan," kata Ketua GAPKI Bidang Ketenagakerjaan, Sumarjono Saragih dalam rilisnya pada Selasa, 31 Oktober 2023.
Berkaitan dengan perlindungan perempuan, Sumarjono menegaskan bahwa tahun 2021 GAPKI sudah menerbitkan buku Perlindungan Hak-hak Pekerja Perempuan Di Perkebunan Sawit.
"Hal ini merupakan kolaborasi dengan CNV Federasi serikat buruh kehutanan, perkebunan, dan pertanian atau Hukatan-SBSI," bebernya.
Menurut Sumarjono, jargon "Sawit Indonesia Ramah Perempuan" itu adalah sangat penting.
--page
"Kita ingin membuktikan bahwa sawit Indonesia tidak seburuk dengan yang dituduhkan banyak orang," tegasnya. (TESTI PRISCILLA/H)









