BORNEONEWS, Palangka Raya - Ketua Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia atau GAPKI Bidang Ketenagakerjaan, Sumarjono Saragih mengatakan bahwa program nyata Gapki ialah menempatkan perempuan sebagai sosok istimewa.
"Melalui program yang nyata diimplementasikan Gapki menempatkan perempuan sebagai sosok istimewa yang perlu mendapat perhatian dan perlindungan," kata Sumarjono dalam rilis yang dikirimkan Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit atau BPDPKS pada Selasa, 31 Oktober 2023.
Hal ini juga disampaikan Sumarjono dalam Sosialisasi dan Workshop Perlindungan Pekerja Perempuan Perkebunan Kelapa Sawit, di Kindai Best Western Hotel, Banjarmasin, baru-baru ini.
Industri sawit Indonesia sendiri, lanjut Sumarjono, tidak menutup mata untuk menjaga dan menempatkan perempuan dengan baik dalam perannya bekerja di industri perkebunan kelapa sawit.
"Terlebih ini menyangkut tenaga kerja yang berjumlah 16 juta orang di sektor perkebunan, termasuk tenaga kerja perempuan," bebernya.
--page
Menurut Sumarjono, jargon "Sawit Indonesia Ramah Perempuan" itu adalah sangat penting.
"Kita ingin membuktikan bahwa sawit Indonesia tidak seburuk dengan yang dituduhkan banyak orang," tegasnya. (TESTI PRISCILLA/H)









