PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Dinas Pariwisata Kebudayaan Pemuda dan Olahraga (Disparbudpora) Kota Palangka Raya membuka peluang bagi masyarakat dan mahasiswa untuk terlibat aktif dalam penelitian dan pengembangan pariwisata.

Hal ini diungkapkan oleh Kepala Disparbudpora Kota Palangka Ray Iin Hendrayati Idris, yang menekankan pentingnya keterbukaan publik dalam menjalankan tugasnya dan tanggung jawabnya.

Salah satu contoh konkret dari keterbukaan Disparbudpora Kota Palangka Raya adalah penerimaan mahasiswa dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisip) Universitas Palangka Raya (UPR) yang melakukan penelitian di taman wisata alam Bukit Tangkiling.

Mahasiswi tersebut melakukan interview penelitian yang bertujuan untuk lebih memahami aspek-aspek pariwisata alam yang dimiliki oleh Bukit Tangkiling.

Selain itu, pihak Disparbudpora juga membuka pintu untuk menerima mahasiswa UPR yang sedang menjalani proses penelitian skripsi. Mereka diajak untuk berkolaborasi dalam studi kasus sebaran pengunjung wisata.

--page

Dengan demikian, mahasiswa dapat memanfaatkan data dan pengalaman yang dimiliki oleh Disparbudpora dalam pengembangan skripsi mereka.

Iin, menekankan bahwa keterbukaan ini merupakan wujud nyata dari keterbukaan publik yang dianut oleh Pemerintah Kota Palangka Raya. Ini juga merupakan langkah penting dalam meningkatkan sinergi antara pemerintah dan masyarakat serta memperkuat pemahaman bersama terkait potensi pariwisata di wilayah Palangka Raya.

"Ini adalah bukti nyata bahwa kami ingin masyarakat dan mahasiswa terlibat dalam pengembangan pariwisata di Kota Palangka Raya. Kami siap memberikan dukungan dan data yang diperlukan untuk mengembangkan penelitian dan skripsi mereka," kata Hendrayati. (PATHUR/H)