BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Sebagai bentuk partisipasi dalam mewujudkan Net Zero Carbon di Indonesia Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) bersama UPT BPOM dan pemangku kepentingan obat dan makanan mewujudkan net zero carbon di Indonesia melalui inisiatif penanaman mangrove.
Hal tersebut juga dilakukan oleh 76 Badan dan Loka POM di Indonesia termasuk Loka POM Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar).
Untuk itulah di lokasi Wisata Hutan Mangrove Desa Sungai Bakau, Kawasan Wisata Bugam Raya, Selasa, 31 Oktober 2023 digelar penanaman mangrove atau bakau yang diikuti oleh para entitas usaha di Kabupaten Kobar.
Di antara entitas usaha yang turut serta dalam kegiatan tersebut adalah adalah Koperasi Media Sejahtera Bersama (MSB), koperasi Karyawan group Media Borneonews - Palangka Post serta PT. Citra Borneo Utama (CBUT), Tbk - Citra Borneo Indah (CBI) Group.
Kepala Lokapom Kobar Chatulis Indra Jaya dilokasi kegiatan menjelaskan dalam kegiatan ini rencananya ditanam 2.300 bibit mangrove dilokasi tersebut.
"Kegiatan ini sengaja digelar karena kita turut bertanggung jawab dalam hal pelestarian lingkungan. Karena industri atau usaha yang kami dampingi, baik usaha obat maupun makanan, sedikit banyak mempunyai dampak terhadap lingkungan," jelas Kepala Loka POM Kobar.
Karena itu, lanjut Kepala Loka POM Kobar, gerakan penanaman mangrove ini memang bertujuan meningkatkan kesadaran para pelaku usaha, bahwa ada aspek lain dari dunia bisnis yang perlu diperhatikan yaitu aspek lingkungan.
"Kita mengetahui bahwa mangrove ini sangat baik dalam rangka menyerap karbon dan menyuplai banyak oksigen. Terlebih di daerah wisata Bogam Raya ini, keberadaan hutan mangrove, juga memiliki potensi sebagai lokasi tujuan wisata," jelas Kepala Loka POM. (WAHYU KRIDA/R)









