BORNEONEWS, Palangka Raya - Presiden Joko Widodo memberikan sejumlah arahan kepada para penjabat kepala daerah se-Indonesia untuk mengendalikan inflasi dengan menjaga stabilitas harga barang kebutuhan pokok di pasar.
Penjabat atau Pj Wali Kota Palangka Raya, Hera Nugrahayu, adalah salah satu Wali Kota yang menghadiri Rapat Koordinasi Penjabat Daerah dalam rangka Pemantapan Penyelenggaraan Pemerintahan dan Pelayanan Publik serta mengoptimalkan Implementasi Program Strategis Nasional yang dilaksanakan di Kantor Kementerian Dalam Negeri, Jakarta Pusat tersebut.
"Pantau harga riil di pasar, turun ke lapangan," tegas Presiden.
Presiden Joko Widodo meminta agar pemerintah daerah atau Pemda tidak perlu ragu-ragu menggunakan anggaran tak terduga dalam rangka mengintervensi inflasi seiring dengan meningkatnya harga beras.
"Jika ada masalah, lakukan intervensi, subsidi angkutan bisa dilakukan. Anggaran tak terduga bisa digunakan karena hal tersebut diatur melalui payung hukum jadi jangan ragu untuk menggunakan anggaran tersebut untuk mengintervensi inflas," katanya lagi.
--page
Selain itu, Kepala Negara juga mendorong daerah mengalokasikan anggaran untuk stimulus ekonomi dan bantuan sosial kepada masyarakat.
"Pemberian bantuan tersebut tentu akan sangat membantu masyarakat. Pemerintah kabupaten/kota memberikan 5 kilogram, rampung kalau bareng-bareng seperti itu, rakyat itu adem. Dan, saya titip, yang dibeli produk dalam negeri, utamanya produk UMKM kita," pesannya. (TESTI PRISCILLA/j)









