BORNEONEWS, Palangka Raya - Kepala Divisi Perusahaan Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit atau BPDPKS, Ahmad Maulizal mengatakan bahwa komitmen perusahaan pada pekerja perempuan merupakan awal dari bisnis yang hijau.
"Komitmen perusahaan kepada pekerja perempuan di perkebunan kelapa sawit merupakan langkah awal bahwa perusahaan telah siap menjalankan bisnis yang hijau dan berkelanjutan yang memberikan manfaat kepada pekerja," kata Ahmad dalam rilisnya pada Selasa, 31 Oktober 2023.
Hal ini diungkapkan Ahmad saat hadir secara virtual dalam Sosialisasi dan Worksop Perlindungan Pekerja Perempuan Perkebunan Kelapa Sawit di Banjarmasin baru-baru ini.
"Komitmen perusahaan dapat meningkatkan kenyamanan dalam bekerja," katanya lagi.
Ahmad berpendapat bahwa pekerja turut bangga menjadi bagian dari perusahaan yang pada akhirnya dapat meningkatkan produktivitas.
"Bagi pemerintah, ini akan sangat terbantu dalam menjalankan kebijakan sosialnya," katanya.
--page
Relasi yang baik dengan pemerintah, lanjutnya, sangat penting bagi perusahaan sawit.
Hal ini diamini Ketua Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia atau Gapki Bidang Ketenagakerjaan, Sumarjono Saragih.
"Di saat bersamaan dunia pun menyoroti kesetaraan gender sementara 70 persen volume sawit kita ini adalah global. Tidak ada pilihan kita harus ikut standar-standar internasional," tuturnya. (TESTI PRISCILLA/j)









