BORNEONEWS, Kasongan - Warga Kota Kasongan dan sekitarnya ramai memperbincangkan berita penggerebekan Kepala UPTD Manggala Agni Katingan, Bambang S dan tenaga harian lepas (THL) Badan Ketahanan Pangan dan Penyuluhan, Meisa Yusiana yang digerebek Pol PP.
Selain di sejumlah perkantoran, termasuk Kantor Bupati Katingan dan juga Kantor Ketahanan Pangan dan Penyuluhan tempat Meisa berkantor, pemberitaan penggerebekan dua sejoli ini juga ramai diperbincangkan di warung kopi.
"Yang jelas kelakuan mereka (Bambang S dan Meisa) hingga digerebek pihak Pol PP itu sudah mencoreng nama daerah," sebut Hadi, warga Kelurahan Kasongan Lama, Jumat (22/4/2016).
Seharusnya, sebut Hadi, Katingan dikenal bukan lantaran terkait masalah 'mesum' yang dilakukan oleh PNS dan THL itu.
"Cukup disayangkan menurut saya atas kejadian itu. Sebab kesannya Katingan terkenal hanya gara-gara kasus tersebut," katanya.
Untuk itu, katanya, pemerintah setempat bisa memberikan sanksi tegas kepada pasangan yang statusnya bukan suami-isteri tersebut.
Sejumlah warga Kasongan lainnya mengaku kaget setelah mengklik website www.borneonews.co.id.
"Ia kemarin saya sempat kaget saat membuka web Borneonews terkait pejabat yang digerebek itu," ucap Ketua KONI Katingan, Leda Almukhsid.
Kepala Badan Ketahanan Pangan dan Penyuluhan Katingan Karlie membenarkan jika Meisa Yusiana sejauh ini bekerja di kantornya sebagai tenaga harian lepas (THL).
"Sejauh ini dia (Meisa) memang bisa menjalankan tugas yang diberikan," katanya.
Namun demikian Karlie mengaku tidak bisa memberikan saksi kepada anak buahnya itu.
"Yang jelas kita sudah mendapat laporan tertulis dari Pol PP, dan itu akan kita sampaikan kepada pimpinan dalam hal ini Pak Bupati melalui Sekda," katanya.
Terkait hal ini, Bupati Ahmad Yantenglie berjanji bakal menindak tegas Bambang S dan Meisa itu.
"Itu pasti kita melakukan tindakan disiplin, yang nanti secara prosedur pemerintah bisa melakukan melalui Inspektorat," tegas Bupati Ahmad Yantenglie.
Namun demikian dia mengaku jika pihaknya tidak mau gegabah untuk memutuskan segala sesuatunya. (ABDUL GOFUR/m)


