BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Sejumlah warga Desa Sidorejo nampak antusias mengikuti pelatihan industri agro pengolahan keripik berbahan singkong, pisang dan talas, bertempat di kantor desa setempat.
Pelatihan yang diikuti ibu-ibu tergabung dalam beberapa kelompok di desa tersebut digelar oleh Dinas Perdagangan Perindustrian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah atau Disdagperinkop Kabupaten Kapuas selama dua hari.
Kabid Industri Disdagperinkop dan UKM Kapuas, Ferdinan Junarko mengatakan kegiatan ini bertujuan menumbuhkan keterampilan dalam pengolahan bahan mentah berupa singkong, talas dan pisang menjadi keripik.
“Dengan adanya pelatihan ini dapat meningkatkan pengetahuan dan kemampuan wirausaha baru dan tata kelola potensi sumber daya alam lokal secara maksimal yang merupakan bagian dari amanat otonomi daerah,” kata Ferdinan, Rabu, 1 November 2023.
Lebih lanjut, dia menjelaskan kegiatan ini merupakan salah satu wujud kepedulian pemerintah pusat dan daerah.
--page
Sebagaimana tertuang dalam UU nomor 3 tahun 2014 tentang perwilayahan industri sebagai upaya percepatan pemerataan dan penyebaran pembangunan industri.
“Kami melaksanakan kegiatan ini, berdasarkan Permenperin no 64 tahun 2016 tentang pembinaan Industri Kecil dan Menengah (IKM) SDM ibu-ibu yang tergabung dalam beberapa kelompok," ucapnya.
Selain itu, kegiatan ini juga berdasarkan Permenperin nomor 14 tahun 2021 tentang pengembangan IKM yang berada di sentra potensial. (DODI/j)









