BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Direktur Jenderal Perhutanan Sosial dan Kemitraan Lingkungan (PSKL) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Republik Indonesia, Bambang Supriyanto mengunjungi areal kemitraan antara PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk (SSMS Group) bersama Kelompok Tani Hutan (KTH) Karya Masoraian di Kelurahan Kotawaringin Hilir, Kecamatan Kotawaringin Lama, Senin, 30 Oktober 2023.
Dalam kunjungan yang berlokasi di Astana Al-Nursari, dihadiri oleh Ditjen PSKL Bambang Supriyanto, Kepala Balai PSKL Kalteng Eko Nopriadi, Kepala Bappeda Kobar Juni Gultom, perwakilan KPHP Kobar, USAID Segar Ian Hilman beserta Camat Kotawaringin Lama, Babinsa dan Bhabinkamtibmas, perwakilan beberapa KTH di wilayah Kobar, serta tim dari PT SSMS Tbk.
Ditjen PSKL, Bambang Supriyanto menyampaikan apresiasinya terhadap PT SSMS Tbk yang telah menginisiasi kemitraan bersama 4 KTH di wilayah Kobar, salah satunya KTH Karya Masoraian.
HKm Masoraian memiliki potensi yang luar biasa dari segi wisata keanekaragaman hayati maupun cultural. Hal ini tentunya sangat berpotensi untuk meningkatkan skala ekonomi dan nilai tambah produk yang berada di areal kawasan tersebut.
Bambang Supriyanto menekankan kerja sama para pihak di areal HKm ini sudah bagus. Ia pun berharap, kemitraan ini menjadi peluang bagi KTH untuk berpartisipasi aktif dalam pengelolaan dan pemanfaatan hutan secara berkelanjutan.
--page
"Untuk itu, diperlukan dukungan PT SSMS Tbk untuk memasarkan produk hutan agar bisa lebih berdaya saing serta memiliki pasar yang luas, baik domestik maupun internasional," kata Bambang Supriyanto.
Kunjungan ini juga dirangkai dengan penandatangan perjanjian kerja sama antara PT SSMS Tbk dan KTH Karya Masoraian di tahun ke-3. Tahun 2024, program kemitraan berfokus pada perlindungan kawasan dan pemberdayaan masyarakat serta penguatan dalam aspek pengembangan ekowisata dengan menyediakan fasilitas dan sarana pemberdayaan yang dibutuhkan komunitas, seperti keramba ikan, stup madu kelulut, pos jaga, dan sarpras damkar.
Kemitraan ini sudah diinisiasi sejak tahun 2019 . Beberapa program yang sudah dijalankan seperti perlindungan kawasan hutan dan keanekaragaman hayati, pembentukan tim Kelompok Tani Peduli Api (KTPA), peningkatan kapasitas masyarakat melalui pelatihan kebakaran hutan dan lahan, pengadaan alat pemadam kebakaran, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui program pemberdayaan masyarakat.
Pada kesempatan yang sama, Group Head Sustainability PT SSMS, Tbk, Henky Satrio Wibowo menyampaikan bahwa kemitraan ini tidak hanya untuk pelestarian hutan, tetapi juga bagaimana memajukan masyarakat dan menjaga keberlanjutan lingkungan.
"Melalui kemitraan ini juga, harapannya PT SSMS, Tbk bisa menjadi contoh bagi para pelaku industri sawit untuk ikut serta berkontribusi positif dalam perlindungan dan pelestarian kawasan hutan," jelas Henky Satrio Wibowo. (WAHYU KRIDA/Y)









