PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Menjelang momen Natal dan Tahun Baru tahun 2023 meskipun masih baru awal November masyarakat sudah mulai berburu kue-kue kering yang akan menjadi sajian pada saat Natal nanti.

Sekitar satu bulan lebih Hari Natal akan tiba namun sudah ada masyarakat yang mulai mendatangi toko-toko yang menjual kue kering khas suguhan Natal.

Salah satu yang ramai dikunjungi masyarakat ialah Toko Rajawali di Jalan Garuda, Palangka Raya.

"Mulai survei lah istilahnya ya, lihat-lihat dulu apa model kue yang baru tahun ini," tutur Rosaline, salah seorang pengunjung toko kue kering di Palangka Raya pada Kamis, 2 November 2023.

Menurut Rosaline yang wajib ada biasanya memang nastar. Namun perlu ada kue jenis lain juga sebagai pelengkap suguhan.

--page

"Kalau beli yang di toples-toples itu agak mahal ya, jadi saya biasanya beli yang kiloan saja, nanti di susun lagi, kan ada toples-toples juga di rumah," tuturnya lagi.

Sementara itu sebelumnya, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Tengah, Taufik Saleh mengatakan bahwa pada momentum akhir tahun ini komoditas makanan jadi seperti kue kering diprediksi mengalami peningkatan permintaan.

"Momentum akhir tahun, terutama terkait Nataru biasanya diikuti peningkatan permintaan atas komoditas makanan jadi, seperti kue kering dan aneka makanan serta barang pengisi bingkisan atau hampers," kata Taufik.

Karena itu, lanjut Taufik, perlu diantisipasi agar pasokan tepung terigu, gula pasir dan minyak goreng tetap terjaga, sehingga tidak terjadi kenaikan harga yang berlebihan.

"Berdasarkan survei PIHPS, beberapa komoditas yang menunjukkan peningkatan harga saat ini yakni beras, aneka cabai, serta gula pasir," tuturnya lagi. (TESTI PRISCILLA/j)