SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Kondisi bocah ditemukan terlantar di belakang SPBU Jalan Tilik Riwut Km 8 Sampit pada Rabu, 1 November 2023 membaik.

"Kondisinya sudah agak stabil," kata kata Kepala Dinas Sosial Kabupaten Kotawaringin Timur Wiyono melalui Pendamping Rehabilitasi Sosial Rahmadiansyah AR, Kamis, 2 November 2023.

Bocah tersebut sudah dipindahkan ke ruang kesehatan ibu dan anak RSUD dr Murjani Sampit. Ia sudah bisa duduk menopang badannya sembari memakan camilan dikelilingi boneka.

Kondisi tersebut lebih baik dari saat ia ditemukan. Tubuhnya kurusnya lemah hanya digendong atau berbaring di ranjang IGD. "Untuk hasil cek kesehatannya menunggu dokter spesialis anak," ujar Rahmadiansyah.

Sebelumnya diberitakan seorang bocah perempuan berpakaian merah ditemukan di semak-semak belakang SPBU Jalan Tjilik Riwut Km 8 Sampit. Bocah itu ditemukan dengan baju dan makanan ringan di dalam tas.

Bocah itu dilarikan ke Puskesmas Baamang 2. Namun karena kondisinya memprihatinkan dan terdiagnosis gizi buruk, pihak Puskesmas merujuk ke RSUD dr Murjani Sampit. 

Sejumlah luka sudah mengering ditemui di kaki dan kepalanya serta luka masih asah ditemui di pelipisnya. Kulitnya pun dipenuhi goresan diduga akibat gesekan dengan semak-semak dimana ia terbaring ditinggalkan. 

--page

Wakil Bupati Kotawaringin Timur Irawati mengunjunginya saat masih di ruang IGD RSUD dr Murjani Sampit. Tak sengaja, kunjungan Irawati bersamaan dengan seorang ibu yang mengaku kehilangan anaknya 2 tahun lalu saat usianya 2 tahun.

Irawati menyaksikan ibu tersebut memeriksa kemiripan tanda lahir anaknya dengan bocah yang baru ditemukan itu. Namun hingga kini belum ada keterangan resmi apakah benar bocah itu anak yang hilang 2 tahun lalu. (DEWI PATMALASARI/R)