DINAS Perhubungan, Komunikasi, dan Informatika (Dishubkominfo) Kabupaten Kapuas akan membangun pelabuhan khusus untuk crude palm oil (CPO).
Pelabuhan CPO ini untuk mendukung mobilisasi angkutan perkebunan. Kepala Dishubkominfo Kapuas, Ahmad Sofian mengatakan pembangunan pelabuhan CPO ini memiliki tujuan utama guna mendongkrak pendapatan asli daerah (PAD).
Pelabuhan ini nanti akan memudahkan penyaluran CPO dari perusahaan ke kapal. Kita akan mendapat PAD dari biaya penyaluran CPO maupun biaya tambat kapal di pelabuhan,” ujarnya.
Dia menambahkan rencana pembangunan pelabuhan CPO ini tidak merupakan pembangunan baru, tapi hanya menambah desain dari pelabuhan yang sudah ada.
Dimana kini pelabuhan bongkar muat hasil pertanian dan perkebunan di Desa Lamunti, Kecamatan Mantangai dan telah dibangun pada 2015.
Begitu juga dengan pembangunan pelabuhan di Kuripan, Kecamatan Kapuas Murung yang rencananya akan dibangun pada 2017 dengan lebar 100 meter dan panjang 114 meter dengan kontruksi fisik cor beton.
“Nanti kedua pelabuhan tetap memiliki fungsi bongkar muat hasil pertanian, perikanan dan perkebunan masyarakat. Namun desainnya akan kita tambah, sehingga bisa berfungsi untuk pelabuhan penyaluran CPO,” jelasnya.
Dia berharap pelabuhan ini nanti akan mendukungan sektor pangan dan bisa meningkatkan perekonomian petani.
Khususnya dalam rangka mendukung lancarnya program ketahanan pangan nasional dengan menyediakan fasilitas pelabuhan.
Begitu juga untuk mendukung sektor perkebunan kelapa sawit dengan tujuan utamanya menambah PAD.
(PP/B-6)


