PERSOALAN genangan air yang meninggi tak ubahnya seperti banjir terus saja melanda sebagian wilayah Kota Palangka Raya setelah diguyur hujan.
Kali ini Jalan Tilung yang kena sial. Hujan sekira dua jam saja sudah menenggelamkan jalan.
Ini aneh, karena seharusnya kondisi itu tidak perlu terjadi, sebab beberapa kali pemerintah kota dalam dua tahun terkahir mengeruk selokan dan memperbaiki drainase di kanan kiri jalan penghubung G Obos-RTA Milono itu.
Anggota Komisi B DPRD Palangka Raya, AT Prayer meminta agar kejadian serupa tidak terjadi setiap tahun.
Caranya, dinas bina marga dan sumber daya air (BM-SDA) berkordinasi dengan dinas PU provinsi.
Alasan dia, jalan yang berubah menjadi sungai dadakan itu, bukan saja wewenang kota, tapi juga provinsi.
Kalau pun ada perbaikan, secara otomatis jalan dan drainase yang satu lantai dengan kota itu diharapkan bisa sharing anggaran perbaikan.
Menurut dia, itulah salah satu solusi untuk memecahkan masalah yang selama ini selalu dialami warga sekitar setiap hujan turun dengan itensitas tinggi.
Politisi Nasdem ini mengakui sebagai pemicu buruknya drainase yang ada di jalan itu.
Alhasil, tidak hanya jalanan kawasan setempat saja yang menjadi korban, tapi bangunan rumah dan pertokoan juga terendam. (RZ/B-6)


