PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Kepala Seksi Pengendali Operasi Komunikasi Penyelamatan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Palangka Raya Sucipto, menerangkan bahwa bangunan yang terbakar merupakan 1 buah rumah dan barak 4 pintu.

"Berdasarkan laporan awal dari warga sekitar menyebutkan bahwa lima rumah terbakar, namun setelah pemilik bangunan terbakar tiba di lokasi, ternyata hanya satu rumah yang terbakar, milik Bapak Juanda (35), dan barak empat pintu milik Bapak Liyan (50).

Kerugian yang ditaksir akibat kebakaran ini mencapai Rp 200 juta. Penyebab pasti kebakaran masih dalam proses penyelidikan, dan pihak berwenang sedang bekerja untuk mengidentifikasinya.

"Mohon maaf apabila ada data kekeliruan yang disampaikan oleh rekan - rekan BPK dan relawan Damkar, memang benar lima bangunan yang terbakar, namun data hasil pengumpulan data menunjukkan satu buah rumah dan empat pintu barak yang terbakar," katanya, Jumat, 3 November 2023.

Usai melakukan pengumpulan data, pihaknya pun memberikan imbauan kepada masyarakat agar bisa memperhatikan usia kabel, selain itu juga agar bisa menggunakan benda - benda yang berhubungan dengan api secara baik dan juga teliti.

"Terima kasih kepada rekan - rekan tim gabungan yang telah bergerak cepat mengeroyok api untuk mencegah api merembet ke rumah warga lainnya," pungkasnya. (PATHUR/H)