BORNEONEWS, Palangka Raya - Beradasarkan data BPS Kalteng posisi angka kemiskinan eksteem di Kalteng per Maret 2022 ada pada angka 2,04 persen.
Seiring berjalannya waktu angka kemiskinan itu pun mengalami penurunan di September 2023 menjadi 1,74 persen.
Menanggapi itu Gubernur Kalteng, Sugianto Sabran optimis angka kemiskinan di Kalteng akan terus mengalami penurunan baik dari desa hingga perkotaan.
"Saya optimis angka kemiskinan di Kalteng ini terus mengalami penurunan," katanya, Jumat, 3 November 2023.
Bahkan angka kemiskinan ekstrem bisa tercapai yakni nol persen pada 2024 mendatang sesuai dengan target pemerintah.
Namun sebelumnya diperlukan kerja sama dalam upaya mencapai target tersebut. Kepala daearah baik kabupaten dan kota supaya dapat memperhatikan kondisi daerah masing-masing.
--page
"Saya mengingatkan kepala daerah harus sering-sering turun ke lapangan melihat kondisi masyarakat, jangan hanya menunggu laporan saja. Harapan kita apa yang hendak dicapai dapat terwujud," imbuhnya. (DONNY D/R)









